(Jakarta) Tahun 2020 merupakan tahun cukup berat dalam bidang ekonomi. Hal ini disebabkan dengan pandemi covid-19 yang melanda seluruh dunia. Akibat yang ditimbulkan bukan hanya masalah kesehatan yang menyebakan korban berjatuhan tetapi menghantam pertumbuhan ekonomi beberapa negara termasuk Indonesia. Beberapa perusahan melakukan protokol covid-19 mulai dengan pelaksanaan WFH (Work From Home) hingga New Normal WFO (Work From Office). Beberapa perusahaan mesti melakukan inovasi dan kreasi guna mempertahankan kelangsungannya.

Perusahaan yang mengalami dampak pandemi yaitu industri keuangan. Beberapa perusahaan keuangan mengalami penurunan cukup berarti akibat covid-19. Perusahaan yang tidak kuat akan mengalami penurunan hingga ke titik nadir, dan bagi perusahaan yang inovatif tetap mampu bertahan bahkan roda perusahaannya bergerak terus-menerus. Salah satu perusahaan yang tetap kreatif untuk mngembangkan kinerjanya yaitu PT Jaminan Pembiayaan Askrindo Syariah (Askrindo Syariah).

Senin, tanggal 29 Juni 2020 melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman (MOU) dengan PT Pegadaian (Persero). Penandatanganan MOU ini diharapkan mampu meningkatkan Imbal Jasa Kafalah (IJK) Askrindo Syariah. Penandatanganan MOU ini dilakukan oleh Bapak Supardi Najamuddin (Direktur Pemasaran Askrindo Syariah) dengan Bapak Damar Latri Setiawan (Direktur Jaringan, Operasi dan Penjualan Pegadaian). Selain itu, juga dihadiri/disaksikan langsung oleh Bapak Khairul Fata (Kadiv. Pemasaran Askrindo Syariah) dan Bapak Indra M. Yunus (Dep. Head Pengembangan Produk Askrindo Syariah) sedangkan dari Pegadaian Ibu Endang (Kadiv Hubungan Kelembagaaan Pegadaian).

Diharapkan nantinya dengan MOU ini maka kerjasama antara Askrindo Syariah dengan Pegadaian makin kuat dan saling menguntungkan. Selain itu, kedubelah pihak akan lebih erat untuk membangun kerjasama untuk produk-produk mereka sehingga profitabilitas akan semakin meningkat. Aamiiin.