(Jogjakarta) Perkembangan UMKM di Indonesia semakin hari semakin bagus prospeknya. Dimana, dimasa pandemi covid-19, beberapa UMKM masih bertahan. Salah satu penopang perekonomian nasional adalah UMKM dan juga masyarakat kecil semakin giat untuk berusaha (UMKM) karena perhatian pemerintah kepada kegiatan mereka. Disadari bahwa masih ada kendala yang ditemua dalam pengembangan UMKM, kendala/permasalahan yang terpenting adalah modal. Modal yang terbatas dari UMKM membutuhkan pembiayaan untuk operasionalisasi dan kegiatan pengembangan UMKM.

Pembiayaan UMKM berasalah dari Kredit Usaha Rakayat (KUR). Pengelolaan KUR berasal diinisiasi oleh Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI. Dengan berbagai program dan kerjasama berbagai pihak dalam rangka penyaluran KUR kepada pengusaha UMKM. Salah satu kerjasama dilaksanakan adalah dengan Pengurus Pusat Pemuda Muhammadiyah (PP Muhammadiyah). Kemenko Perekonomian menggandeng mereka dalam rangka penyaluran KUR khusus bagi anggota Pemuda Muhammadiyah. Pada hari Sabtu tanggal 8 Agustus 2020 bertempat di Gedung Dakwah Pemuda Puhammadiyah Yogyakarta berlangsung acara peresmian penyaluran KUR yang dihadiri langsung oleh Bapak Kemenko Perekonomian RI. Selain itu, dilaksanaan juga peresemian Kios WargaMu dan penyerahan Corporate Social Responsibility (CSR) kepada UMKM anggota Pemuda Muhammadiyah.

PT Jaminan Pembiayaan Askrindo Syariah (Askrindo Syariah) selama ini aktif dalam penjaminan pembiayaan syariah untuk KUR. Sebagai bentuk peningkatan/pengembangan bisnis juga berpartisipasi dalam pembangunan UMKM di Indonesia. Askrindo Syariah bukan hanya memberikan penjaminan pembiayaan berbasis syariah tetapi turut bertanggungjawab untuk menyukseskan program pengembangan UMKM. Dengan memberikan CSR kepada pengusahan UMKM. Khusus dalam acara penyaluran KUR yang dikelola oleh PP Pemuda Muhammadiyah. Askrindo Syariah memberikan bantuan CSR untuk sarana dan prasarana hidroponik dalam rangka kedaulatan pangan. Askrindo Syariah menyalurkan bantuan CSR sebesar 30 juta rupiah. Bantuan ini diharapkan dapat membantu pengusaha UMKM anggota Pemuda Muhmmadiyah untuk meningkatkan produktivitasnya. Sekaligus memperkuat kedaulatan pangan di Indonesia.