BALI – Askrindo Syariah menghadiri 30th Indonesia Rendezvous yang berlangsung pada 12–13 Oktober 2026 di Garuda Wisnu Kencana (GWK), Lotus Pond, Bali. Mengusung tema Driving Sustainable Growth in Resilience in the Insurance & Reinsurance Landscape, kegiatan ini menjadi forum bagi para pelaku industri asuransi dan reasuransi untuk membahas penguatan ketahanan industri serta peluang pertumbuhan berkelanjutan di tengah dinamika sektor keuangan.
Askrindo Syariah diwakili oleh Komisaris Utama Siti Ma’rifah, Komisaris Kun Wahyu Wardana, Komisaris Independen Kristina Lestariningsih, serta Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Utama Aviantono Yudiahariadi. Kehadiran jajaran komisaris dan direksi tersebut mencerminkan keterlibatan perusahaan dalam mengikuti perkembangan industri penjaminan, asuransi, dan reasuransi, termasuk berbagai isu strategis yang memengaruhi keberlanjutan usaha.
Pelaksanaan Indonesia Rendezvous ke-30 mempertemukan para pemangku kepentingan industri untuk bertukar pandangan mengenai tantangan dan prospek sektor asuransi dan reasuransi. Sejumlah aspek strategis, seperti penguatan manajemen risiko, peningkatan kapasitas industri, serta adaptasi terhadap perubahan lingkungan bisnis, menjadi bagian penting dalam upaya membangun industri yang tangguh dan mampu menghadapi ketidakpastian.
Bagi Askrindo Syariah, partisipasi dalam forum tersebut menjadi kesempatan untuk memperluas wawasan dan memperkuat hubungan dengan para pemangku kepentingan industri. Interaksi antarpelaku usaha juga dapat membuka ruang pertukaran pengetahuan mengenai pengembangan bisnis, pengelolaan risiko, serta penerapan prinsip tata kelola yang mendukung keberlanjutan perusahaan.
Kehadiran Askrindo Syariah dalam 30th Indonesia Rendezvous diharapkan dapat mendukung upaya perusahaan dalam merespons perkembangan industri dan memperkuat perannya di sektor penjaminan berbasis syariah. Sejalan dengan tema kegiatan, penguatan ketahanan usaha dan kolaborasi antarpelaku industri menjadi aspek penting dalam mendorong pertumbuhan yang berkelanjutan di tengah perubahan lanskap asuransi dan reasuransi.