BANDA ACEH — PT Jaminan Pembiayaan Askrindo Syariah mengikuti Focus Group Discussion (FGD) bertajuk Peluang Kolaborasi Literasi Keuangan dan Ekonomi Hijau Ramah Iklim yang diselenggarakan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia di kkamiKITA Community Center, Banda Aceh, Senin (31/8/2026). Kegiatan tersebut menjadi ruang diskusi bagi para pemangku kepentingan untuk membahas penguatan literasi keuangan sekaligus mendorong pemahaman mengenai ekonomi hijau yang berorientasi pada keberlanjutan dan ketahanan terhadap perubahan iklim.
Dalam kegiatan tersebut, Askrindo Syariah diwakili Kepala Cabang Aceh Saiful Arman. Kehadiran Askrindo Syariah mencerminkan keterlibatan industri penjaminan syariah dalam forum yang membahas keterkaitan antara akses keuangan, pengembangan ekonomi berkelanjutan, serta peningkatan kapasitas masyarakat dalam memahami layanan dan produk keuangan.
Diskusi berlangsung dengan melibatkan berbagai pihak dan membahas peluang kolaborasi lintas sektor dalam memperluas literasi keuangan. Pembahasan juga diarahkan pada pentingnya mendorong praktik ekonomi yang memperhatikan aspek lingkungan dan perubahan iklim, sehingga pengembangan kegiatan ekonomi dapat berjalan seiring dengan upaya menjaga keberlanjutan lingkungan.
Bagi sektor keuangan syariah, penguatan literasi menjadi bagian penting dalam memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan yang sesuai kebutuhan. Sementara itu, penerapan prinsip ekonomi hijau membuka ruang bagi lembaga keuangan dan pelaku usaha untuk mengembangkan pembiayaan serta aktivitas ekonomi yang mempertimbangkan dampak lingkungan dan keberlanjutan jangka panjang.
Keikutsertaan Askrindo Syariah dalam FGD tersebut memperkuat partisipasi perusahaan dalam forum kolaboratif yang mempertemukan pemerintah, pelaku industri, komunitas, dan pemangku kepentingan lainnya. Kolaborasi semacam ini diharapkan dapat mendukung peningkatan pemahaman masyarakat mengenai keuangan sekaligus mendorong ekosistem ekonomi yang lebih inklusif dan ramah terhadap lingkungan.