JAKARTA — PT Askrindo Syariah menggelar sosialisasi budaya risiko perusahaan yang diikuti seluruh insan perusahaan pada 4 Juni 2026. Kegiatan berlangsung secara hybrid dengan pelaksanaan luring di Kantor Pusat Askrindo Syariah, Jakarta Selatan, serta diikuti secara daring oleh pegawai dari berbagai kantor cabang dan unit kerja.
Sosialisasi menghadirkan Komisaris Askrindo Syariah, Kun Wahyu Wardana, sebagai narasumber utama. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan pentingnya penerapan budaya risiko sebagai bagian dari tata kelola perusahaan yang baik. Materi yang disampaikan mencakup pemahaman mengenai identifikasi risiko, pengelolaan potensi risiko dalam aktivitas bisnis, serta peran setiap individu dalam menjaga keberlangsungan operasional perusahaan.
Kegiatan berlangsung dalam suasana interaktif dengan sesi diskusi yang melibatkan peserta dari berbagai unit kerja. Melalui forum tersebut, pegawai memperoleh pemahaman mengenai pentingnya kesadaran risiko dalam proses pengambilan keputusan sehari-hari, baik pada aspek operasional maupun bisnis perusahaan.
Selain memperkuat pemahaman terhadap kebijakan manajemen risiko, sosialisasi juga menjadi sarana penyelarasan persepsi di seluruh tingkatan organisasi. Kesamaan pemahaman dinilai penting agar penerapan budaya risiko dapat berjalan secara konsisten dan menjadi bagian dari aktivitas kerja sehari-hari.
Pelaksanaan sosialisasi ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan perusahaan dalam memperkuat tata kelola dan pengendalian internal. Dengan meningkatnya kesadaran risiko di lingkungan kerja, Askrindo Syariah diharapkan dapat menjalankan kegiatan usaha secara lebih terukur, adaptif, dan selaras dengan prinsip kehati-hatian.